Langsung ke konten utama

Puisi-Menoreh Kembali Kisah Kelam

 


Karya Jenny Nur Fadila

***

Jejak kaki mulai menginjak bangsa indonesia,

Usai terlahir seorang wanita asal jepara. 

Saat kepahitan mulai menguak di kehidupan, 

Konon, kesetaraan dan kemanusiaan hilang.


Merasa perjuangannya dikhianati tak ternilai,

Mengakar kuat dalam kalangan bangsawan.

Tertunduk lemah, dikurung dan dibatasi,

Kegelapan menguasai tubuh pemuda tanpa belas kasihan.


Apa arti kami hidup?

Apa arti kesetaraan gender?


Hingga aku mati di tanah air,

Ku sisahkan dari perjuanganku.

Kalian merdeka dan aku bahagia di surga,

Menatap senyum merekah dari kejauhan.


Wahai anak bangsa,

Inilah perjuanganku.

Apakah kalian tidak berterima kasih kepadaku,

Apakah kalian masih mau bermain main ketika bersekolah.


Ingatlah, dahulu kala kami hanya ingin bersekolah,

Ingatlah, bahwa kami ingin menempuh pendidikan.

Lalu, dimana rasa iba kalian terhadap kami,

Perjuanganku memeperjuangkan hak perempuan telah usai.


Ketika lilin mulai meredup, 

Tergantikan oleh teknologi.

Ketika buku kalian lupakan,

Tergantikan oleh kecanggihan digital.

***

Kartini merupakan salah satu sosok penting dalam emansipasi perempuan di Indonesia. Ini adalah hari untuk mengenang sosok pahlawan pembela kaum perempuan. Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai seorang aktivis Indonesia. Beliau mendukung hak-hak dan pendidikan tinggi perempuan. Dikenal juga sebagai Raden Ayu Kartini, ia lahir pada 21 April 1879 di Jepara Kota Jawa Tengah. Beliau sering dicap sebagai pelopor kebangkitan perempuan tanah air hingga saat ini. Kegigihan yang ia miliki menjadi salah satu bentuk yang diteladani bangsa Indonesia sampai detik ini. Inilah sebabnya setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abhipraya

" Happy Reading... " Langit di siang hari, serta angin sepoi-sepoi yang menyisahkan rasa sejuk di tubuhnya, bahkan semilir angin mampu menggoyangkan rerumputan ilalang, terlihat mengalun menari indah. Di bawah pohon rindang, lirih melodi yang indah mengalir melalui telinga seorang pria menatap langit biru yang tertutup awan putih. Yaa, pria itu bernama Gerald, lebih tepatnya Gerald Antariksa.  Gerald bermimpi bahwa suatu saat nanti dirinya bisa terbang tinggi di langit, menjelajahi dunia dan melintasi berbagai hutan lebat, pegunungan tinggi, lautan luas dan menerobos awan tebal. Membayangkan nya saja begitu indah, apalagi jika seragam impiannya melekat di tubuhnya.  💫Sukses ga harus jadi pilot                                                              💫Tapi ini bukan tentang sukses "Insyaall...

Harmoni Kasih Cinta

  Teruntuk kamu, Kamu terlihat begitu bersinar. Layaknya sebuah bintang di langit, Menjadi bagianmu adalah suatu keberuntungan. Di sini, aku bisa mengagumimu, Di sini, hanya aku yang mengenalmu. Banyak perbedaan di antara kita, Yang membuatnya terasa sangat sulit. Cinta... Hadir dengan segala rasa, Senang, luka, suka, dan duka. Nikmat cinta pada rasa, Menyisakan segalanya untuk kita. Senyumanmu bagai mentari pagi, Menerangi gelap dalam hatiku yang terpaut. Pelukanmu, tempat teduh yang kuharapkan, Di sana, cinta tumbuh, mekar, dan bertaut.  *** Isi yang terkandung : Puisi ini telah mengisahkan seorang remaja yang menjalin kasih, dan puisi ini juga kisah dari cerpen yang telah penulis buat dengan judul "Jejak Kasih Tanpa Asah". Mungkin jika pembaca membaca cerpen tersebut kalian dapat mengerti bahwa sebenarnya dunia percintaan remaja tidak lah seindah yang kita bayangkan, ada kala nya kita di hadapkan dengan berbagai masalah yang membuat hubungan renggang, ada masa nya juga kit...