Langsung ke konten utama

Cerpen-Jejak Kasih Tanpa Asah

        

Ketika masa putih abu-abu di bawah pohon rindang yang tumbuh di halaman sekolah, tak terasa bunyi bel tanda masuk pun berdering, suara khas dari suara bel masuk menyiratkan kesan tersendiri yang mungkin tidak bisa terlupakan. Hari Senin di sekolah menengah atas dengan kondisi ramai tawa dan keceriaan para siswa, terdapat sepasang remaja yang sedang merasakan getaran aneh di hati mereka. Seorang gadis yang pandai dan aktif dalam berbagai kegiatan sekolah, serta seorang pemuda yang pandai bermain futsal bahkan dirinya memiliki pesona yang membuat banyak gadis terpikat.

Olahraga futsal sangat di sukai Bara bahkan menjadi sebuah hobi tidak hanya membuatnya bergerak aktif, tetapi juga membawa warna baru ke dalam hidupnya. Dia menjadi bagian dari tim futsal di sekolah, di mana dia bertemu dengan teman-teman yang memiliki semangat yang sama. Bersama-sama mereka melatih keterampilan di bawah bimbingan pelatih yang ramah. Bara bertemu dengan Lisa, seorang gadis yang dirinya jumpai sewaktu awal masuk di sekolah. Bahkan, Lisa kagum akan hal yang ada di Bara, membuat Lisa menyukai nya dalam diam. Doa serta harapan setiap hari di ucapkan dalam hati nya, dam di saat berpapasan dengan Bara ada rasa yang berbeda seakan-akan ingin rasanya memanggil dan mengobrol bersama. “Kenapa sulit untuk mengungkapkan rasa ini, aku tidak tau rasa ini tumbuh seketika."

Meskipun mereka tidak satu kelas, tatapan yang di berikan Bara membawa arti di dalamnya. Entah kenapa, Bara sering mencuri pandangannya untuk Lisa. Bel istirahat pun berbunyi para murid lainnya sudah berhamburan ke kantin untuk makan siang dan mengobrol dengan teman nya. Di lain sisi Bara yang datang secara tiba-tiba memasuki ruang kelas Lisa dan mencari keberadaan nya yang sedang merapikan buku di meja, "Lisa," panggil Bara di bangku Lisa dengan tatapan penuh permintaan. "Iya, ada apa Bar?" jawab Lisa, jantung nya berdetak cepat dirinya tau bahwa sekarang gugup di depan Bara dan berusaha menutupi nya. Lalu Bara memberikan tawaran untuk pergi ke kantin bersamanya. Entah kenapa pipi Lisa kedua nya merah seperti salah tingkah, "Tapi nanti kalo ada..,” Lisa sengaja menggantung ucapannya karena dirinya takut jika ada seseorang yang melihat mereka berjalan bersama. "Gapapa biarin aja, ga perlu takut kan ada aku Lis," sahut Bara sedikit menyakinkan Lisa agar mau menemani nya hari ini, meskipun hanya sekedar pergi untuk membeli makanan setidaknya tidak mengurangi rasa senang nya.

Langkah nya bersamaan menuruni anak tangga, karena kelas mereka ada di lantai atas. Jarak kantin sekolah dengan kelas mereka cukup dekat, jadi kebanyakan teman kelas Lisa sangat bersemangat untuk ke kantin, dari pada kelas lain yang jarak nya lebih jauh dan memilih untuk diam di kelas saja. Saat ini, kondisi kantin bisa di bilang cukup ramai. Bara sangat menyukai Lisa namun belum siap untuk mengutarakan perasaan nya sedari lama akhirnya mengurungkan niatnya, dan sekarang mungkin waktunya Bara untuk mengungkapkan isi hati nya. Bara melihat sekelilingnya, hingga pada saat itu seseorang yang berada di depannya membawa harapan dan Bara menawarkan cinta yang tak pernah di dapat sebelumnya. Lisa sadar akan apa yang Bara katakan bahwa ingin menjalin kasih bersamanya dan pada akhirnya Lisa mampu menerima nya.

Hari demi hari terus berlalu, tak terasa seperti yang sering terjadi dalam kisah cinta remaja, tidak semuanya berjalan mulus. Masalah muncul ketika yang menjadi perwakilan untuk mengikuti turnamen futsal dan banyak sekali yang tiba-tiba saja menyukai Bara. Lisa tidak tau pasti akan hal itu, namun dirinya mendengar ada seorang cewek lain yang mencoba mendekati Bara. Pertengkaran-pertengkaran kecil pun muncul, menghiasi kisah cinta mereka yang dulu damai. Bara mencoba meyakinkan Lisa untuk tidak percaya akan hal itu. Lisa tidak mendengarkan apa yang di katakan Bara, ia melamun tak jelas dengan pandangan mata yang kabur. Bara yang tau itu pun memeluk Lisa dan bertanya mungkin ada masalah yang dirinya tutupi. Keberanian yang ada di diri Bara tak bisa di pungkiri lagi, karena satu-satunya yang selalu ada di sampingnya adalah Lisa. Bara adalah sosok yang penyabar dan penuh semangat, selalu memberikan dukungan tanpa syarat kepada Lisa. Mereka adalah pasangan yang saling melengkapi dan selalu berbagi mimpi-mimpi masa depan mereka.

Bulan-bulan berlalu, Lisa merasa terpuruk oleh nilai ujian yang kurang memuaskan dan beban tugas sekolah yang menumpuk. Dia duduk di bangku taman, wajahnya terlihat pucat dan penuh kecemasan. Bara yang selalu peka terhadap perasaannya, mendekat dan duduk di sebelahnya. Bara menatap Lisa, air mata mulai menggenang di matanya. Dia menceritakan semua beban dan ketidakpastian yang dia rasakan terkait dengan masa depannya. Bara mendengarkan dengan sabar, dan ketika Lisa selesai berbicara, dia tersenyum lembut. "Kamu tau Lisa, kita bisa melewati semua ini bersama-sama. Kamu ga sendirian, aku percaya pada kemampuan dan kecerdasanmu. Ingat, satu kegagalan bukan akhir dari segalanya, kita bisa belajar dari kesalahan dan bangkit," kata Bara dengan tegas. Lisa sedikit menunduk “Maaf, tapi aku takut Bar kalau nanti nilai ujian ku jelek, pasti bunda akan marah sama aku,” pinta Lisa dengan wajah cemas. Bara sangat mengerti apa yang ada di pikiran kekasihnya, dengan segala hal untuk menenangkannya lalu berkata “Iya aku paham, tapi kamu jangan takut dengan ini, terus belajar dan jaga Kesehatan okey.”

Setiap hari, Bara mengirim pesan semangat kepada Lisa, mengingatkannya untuk tetap bersemangat dan yakin pada dirinya sendiri. Dia menjadi sosok yang memberikan dukungan tak tergoyahkan bagi Lisa, tidak hanya dalam hal akademis, tetapi juga dalam mengatasi tantangan hidup. Meski, diam-diam ada sesuatu yang menganggu pikirannya kini. Sebuah perasaan lain yang selama ini selalu coba ditampik olehnya. Sebuah perasaan yang lembut dan seaakan-akan ingin menyentuh hatinya. Kebahagiaan yang Bara siratkan dari bahasa tubuhnya saat ini, seperti ingin menyentak kesadaran Bara tentang keindahan sebuah kebersamaan. Ya, setidaknya itu jauh lebih baik dari pada terjebak dalam kesendirian dan kesepian.  Bayangkan, ada seseorang yang mau menyediakan diri untuk kita. Menemani dan mengisi kekosongan hari-hari kita dengan keceriaannya dan segala sesuatu yang hadir dalam bentuk kasih sayang. Ada seseorang yang membuat kita sadar akan satu hal, bahwa kita tidak sendirian. Bahwa hidup kita lebih berarti karena ada yang mencintai.

Kisah cerita ini memberikan sebuah makna, bahwa pentingnya komunikasi yang baik dalam sebuah hubungan. Anak remaja sering kali dihadapkan pada tantangan dalam berkomunikasi, namun keberanian untuk terbuka dan berbicara mengenai perasaan mereka adalah kunci untuk menjaga hubungan tetap sehat. Cinta bukan hanya tentang perasaan, tetapi juga tentang tanggung jawab. Karakter-karakter dalam cerita ini belajar bahwa cinta datang dengan tanggung jawab, dan mereka harus belajar untuk saling mendukung dan menghargai satu sama lain dan juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menerima diri sendiri dan pasangan. Anak remaja sering kali mengalami perubahan dan tantangan dalam menjalani hubungan, dan penerimaan diri serta pasangan adalah kunci untuk melewati perjalanan ini dengan baik. Melalui kisah percintaan anak remaja ini, pembaca diharapkan dapat mengambil pelajaran tentang pentingnya kejujuran, komunikasi, tanggung jawab, dan penerimaan diri dalam menjalani hubungan percintaan di usia remaja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abhipraya

" Happy Reading... " Langit di siang hari, serta angin sepoi-sepoi yang menyisahkan rasa sejuk di tubuhnya, bahkan semilir angin mampu menggoyangkan rerumputan ilalang, terlihat mengalun menari indah. Di bawah pohon rindang, lirih melodi yang indah mengalir melalui telinga seorang pria menatap langit biru yang tertutup awan putih. Yaa, pria itu bernama Gerald, lebih tepatnya Gerald Antariksa.  Gerald bermimpi bahwa suatu saat nanti dirinya bisa terbang tinggi di langit, menjelajahi dunia dan melintasi berbagai hutan lebat, pegunungan tinggi, lautan luas dan menerobos awan tebal. Membayangkan nya saja begitu indah, apalagi jika seragam impiannya melekat di tubuhnya.  💫Sukses ga harus jadi pilot                                                              💫Tapi ini bukan tentang sukses "Insyaall...

Puisi-Menoreh Kembali Kisah Kelam

  Karya Jenny Nur Fadila *** Jejak kaki mulai menginjak bangsa indonesia, Usai terlahir seorang wanita asal jepara.  Saat kepahitan mulai menguak di kehidupan,  Konon, kesetaraan dan kemanusiaan hilang. Merasa perjuangannya dikhianati tak ternilai, Mengakar kuat dalam kalangan bangsawan. Tertunduk lemah, dikurung dan dibatasi, Kegelapan menguasai tubuh pemuda tanpa belas kasihan. Apa arti kami hidup? Apa arti kesetaraan gender? Hingga aku mati di tanah air, Ku sisahkan dari perjuanganku. Kalian merdeka dan aku bahagia di surga, Menatap senyum merekah dari kejauhan. Wahai anak bangsa, Inilah perjuanganku. Apakah kalian tidak berterima kasih kepadaku, Apakah kalian masih mau bermain main ketika bersekolah. Ingatlah, dahulu kala kami hanya ingin bersekolah, Ingatlah, bahwa kami ingin menempuh pendidikan. Lalu, dimana rasa iba kalian terhadap kami, Perjuanganku memeperjuangkan hak perempuan telah usai. Ketika lilin mulai meredup,  Tergantikan oleh teknologi. Ketika buku ...

Harmoni Kasih Cinta

  Teruntuk kamu, Kamu terlihat begitu bersinar. Layaknya sebuah bintang di langit, Menjadi bagianmu adalah suatu keberuntungan. Di sini, aku bisa mengagumimu, Di sini, hanya aku yang mengenalmu. Banyak perbedaan di antara kita, Yang membuatnya terasa sangat sulit. Cinta... Hadir dengan segala rasa, Senang, luka, suka, dan duka. Nikmat cinta pada rasa, Menyisakan segalanya untuk kita. Senyumanmu bagai mentari pagi, Menerangi gelap dalam hatiku yang terpaut. Pelukanmu, tempat teduh yang kuharapkan, Di sana, cinta tumbuh, mekar, dan bertaut.  *** Isi yang terkandung : Puisi ini telah mengisahkan seorang remaja yang menjalin kasih, dan puisi ini juga kisah dari cerpen yang telah penulis buat dengan judul "Jejak Kasih Tanpa Asah". Mungkin jika pembaca membaca cerpen tersebut kalian dapat mengerti bahwa sebenarnya dunia percintaan remaja tidak lah seindah yang kita bayangkan, ada kala nya kita di hadapkan dengan berbagai masalah yang membuat hubungan renggang, ada masa nya juga kit...