Kicauan burung-burung di angkasa lepas
Menciptakan lagu alam yang indah
Rerumputan hijau dengan bunga beragam warna
Menghiasi tanah bumi yang ku pijak
Di sini kita berkumpul di tanah kehidupan
Tak terasa waktu terus berlalu
Dalam irama yang tak ada hentinya
Kisah yang terus terukir di secarik kertas
Takdir adalah kekuasaan yang penuh lika-liku
Menuntun kita dalam alur perjalanan tak terduga
Hidup adalah sastra yang terus mengalir
Membawa kita menjadi seorang penyair, menulis baris demi baris
Ada masa kita membutuhkan cinta
Di setiap langkah, kita lakukan bersama
Mengalun dari hati hingga melintasi jarak dan waktu
Mengalun indah, meski kadang pahit untuk kita
Bersama kita rangkai mimpi-mimpi
Seiring langkah kaki yang beriringan
Mampu mengukir jejak masa depan
Dengan kebersamaan kita temukan kekuatan
Oh alam, engkau adalah rumah kita
Dengan segala keajaiban dan keindahan di dalamnya
Kau mengajarkan kita apa itu kebesaran ciptaan Tuhan,
Sebuah memori yang akan abadi dan tak terlupakan
๐ฑ๐ฑ๐ฑ
Udara mana kini yang kau hirup?Hujan dimana kini yang kau peluk?Dimana pun kau kini, hmmRindu tentangmu 'tak pernah pergiUdara mana kini yang kau hirup?Hujan dimana kini yang kau peluk?Dimana pun kau kini, uh-uuhRindu tentangmu 'tak pernah pergi
๐๐๐
Puisi yang aku bawakan dengan berbagai makna di dalamnya, antara kasih dan rumah menjadi tempat kita hidup bersama. Menemani dan memberikan sehangat mentari yang selalu ada membuat mata ku berbinar. Entah apa, tak kala itu puisi ini dengan rasa yang sangat bermakna menceritakan bahwa kita manusia butuh semua, cinta untuk menemani di saat kesepian dan segala hal yang di alam mampu menjadi penambah jati diri kita untuk merasakan keindahan dan keagungan di dalamnya.
Bicara soal alam pasti semua kalangan sangat menyukai, apalagi suatu tempat dengan sejuta keindahan seperti pantai contoh nya. Aku juga suka tapi kadang boleh kadang tidak, tau sendiri kan si penulis ini anak strict parents haha, ada yang sama kayak aku ga ya....
Next, akhir-akhir ini penulis sering sibuk, namanya juga hidup sih, kesibukan dari belajar untuk ujian hingga nyelesaikan berbagai karangan cerpen dan puisi yang di kejar oleh deadline, haduduhh....
.png)
Komentar
Posting Komentar