***
Manusia berkelana...ingin mencari asa,
Dengan berkelana kesana kemari.
Mencari, dan mencari asa yang ingin di raih,
Dengan gigih... walau banyak masalah dan rintangan.
Mimpi yang hancur bagai lautan lara,
Menjadi bara dalam hujan kekecewaan.
Merangkak dalam gelapnya kesendirian,
Membisu dalam sunyi relung hati paling dalam.
Mimpi bukanlah sekedar angan
Bukan sekedar khayalan di tengah lamunan.
Bukan sekedar berita yang harus di sebarkan,
Bukan sekedar bunga tidur saat terlelap.
Kejar mimpi sampai pelari maraton menanti garis finish,
Kejar mimpi seperti seekor harimau menerkam mangsa.
Kejar mimpi seyakin orang tua yang melepaskan pergi jauh dari mereka,
Kejarlah mimpimu sekuat angin yang tetap berhembus tanpa terlihat oleh mata manusia.
Kawanku...
Teruslah gapai anganmu,
Teruslah raih mimpimu.
Hingga tanya mu terjawab,
Dan inginmu terungkap.
Dalam setiap detik, terukir doa tulus,
Harapan adalah pelita, menerangi gelap.
Harapan tidak akan pernah pupus,
Harapan menjelma selalu dalam perjuangan.
Di hati yang penuh dengan cita,
Harapan adalah mimpi yang terindah.
Mengubah dunia dengan keajaiban,
Dalam doa, menciptakan peluang harapan.
Semak belukar kehidupan,
Tuk tuju impian nan penuh jebakan.
Terjang segala rintangan,
Berjalan di atas tantangan.
Harapkan setiap kesempatan,
Guratan kehidupan masa depan.
Rajut muara harapan perjuangan impian,
Jangan pernah kau siakan.
---
.png)
Komentar
Posting Komentar