Langsung ke konten utama

Musikalisasi Puisi SECERCA ASA

 


Kisahnya yaitu berjudul Abhipraya menceritakan seorang pemuda yang tengah memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pilot. Seorang pemuda di sebuah desa, bermimpi bahwa suatu saat nanti dirinya bisa terbang tinggi di langit menjelajahi dunia dan berbagai lautan, di dalam cerita ini tokonnya bernama Gerald yaitu Gerald Antariksa. Namun di tengah-tengah perjalanannya terdapat halangan yaitu kedua orang tuanya yang akan mendatangi sebuah acara kelulusan anaknya, petaka ataupun musibah datang ketika kedua orang tuanya menaiki sebuah pesawat tiba-tiba pesawatnya hilang kontak dan akhirnya terjatuh. Gerald menghelai napas panjang dia menyerka air mata yang kembali membasahi pipinnya, bagaimana lagi namanya juga sudah musibah. Saat kelulusannya ia merasa hatinya tersesat di saat kedua orang tuanya telah tiada dan itu adalah hari kelulusannya, namun mimpi-mimpinya tidak akan pernah pupus. Gerald sukses dengan seragam yang melekat hidupnya mimpi kedua orang tuanya dan dirinya telah terwujudkan dan dari cerita ini saya membuat karangan sebuah puisi yang berjudul Secerca Asa. Menceritakan kisah dari cerita pendek berjudul Abhipraya yang mungkin jika membaca akan mendapatkan sebuah pesan. Mimpi sangatlah besar namun ketika ada rintangan terjanglah sampai semuanya terwujud. 


***

Manusia berkelana...ingin mencari asa,
Dengan berkelana kesana kemari.
Mencari, dan mencari asa yang ingin di raih,
Dengan gigih... walau banyak masalah dan rintangan.

Mimpi yang hancur bagai lautan lara,
Menjadi bara dalam hujan kekecewaan.
Merangkak dalam gelapnya kesendirian,
Membisu dalam sunyi relung hati paling dalam.

Mimpi bukanlah sekedar angan
Bukan sekedar khayalan di tengah lamunan.
Bukan sekedar berita yang harus di sebarkan,
Bukan sekedar bunga tidur saat terlelap.


Kejar mimpi sampai pelari maraton menanti garis finish,
Kejar mimpi seperti seekor harimau menerkam mangsa.
Kejar mimpi seyakin orang tua yang melepaskan pergi jauh dari mereka,
Kejarlah mimpimu sekuat angin yang tetap berhembus tanpa terlihat oleh mata manusia.

Kawanku...
Teruslah gapai anganmu,
Teruslah raih mimpimu.
Hingga tanya mu terjawab,
Dan inginmu terungkap.

Dalam setiap detik, terukir doa tulus,
Harapan adalah pelita, menerangi gelap.
Harapan tidak akan pernah pupus,
Harapan menjelma selalu dalam perjuangan.

Di hati yang penuh dengan cita,
Harapan adalah mimpi yang terindah.
Mengubah dunia dengan keajaiban,
Dalam doa, menciptakan peluang harapan.

Semak belukar kehidupan,
Tuk tuju impian nan penuh jebakan.
Terjang segala rintangan,
Berjalan di atas tantangan.

Harapkan setiap kesempatan,
Guratan kehidupan masa depan.
Rajut muara harapan perjuangan impian,
Jangan pernah kau siakan.

---

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abhipraya

" Happy Reading... " Langit di siang hari, serta angin sepoi-sepoi yang menyisahkan rasa sejuk di tubuhnya, bahkan semilir angin mampu menggoyangkan rerumputan ilalang, terlihat mengalun menari indah. Di bawah pohon rindang, lirih melodi yang indah mengalir melalui telinga seorang pria menatap langit biru yang tertutup awan putih. Yaa, pria itu bernama Gerald, lebih tepatnya Gerald Antariksa.  Gerald bermimpi bahwa suatu saat nanti dirinya bisa terbang tinggi di langit, menjelajahi dunia dan melintasi berbagai hutan lebat, pegunungan tinggi, lautan luas dan menerobos awan tebal. Membayangkan nya saja begitu indah, apalagi jika seragam impiannya melekat di tubuhnya.  💫Sukses ga harus jadi pilot                                                              💫Tapi ini bukan tentang sukses "Insyaall...

Puisi-Menoreh Kembali Kisah Kelam

  Karya Jenny Nur Fadila *** Jejak kaki mulai menginjak bangsa indonesia, Usai terlahir seorang wanita asal jepara.  Saat kepahitan mulai menguak di kehidupan,  Konon, kesetaraan dan kemanusiaan hilang. Merasa perjuangannya dikhianati tak ternilai, Mengakar kuat dalam kalangan bangsawan. Tertunduk lemah, dikurung dan dibatasi, Kegelapan menguasai tubuh pemuda tanpa belas kasihan. Apa arti kami hidup? Apa arti kesetaraan gender? Hingga aku mati di tanah air, Ku sisahkan dari perjuanganku. Kalian merdeka dan aku bahagia di surga, Menatap senyum merekah dari kejauhan. Wahai anak bangsa, Inilah perjuanganku. Apakah kalian tidak berterima kasih kepadaku, Apakah kalian masih mau bermain main ketika bersekolah. Ingatlah, dahulu kala kami hanya ingin bersekolah, Ingatlah, bahwa kami ingin menempuh pendidikan. Lalu, dimana rasa iba kalian terhadap kami, Perjuanganku memeperjuangkan hak perempuan telah usai. Ketika lilin mulai meredup,  Tergantikan oleh teknologi. Ketika buku ...

Harmoni Kasih Cinta

  Teruntuk kamu, Kamu terlihat begitu bersinar. Layaknya sebuah bintang di langit, Menjadi bagianmu adalah suatu keberuntungan. Di sini, aku bisa mengagumimu, Di sini, hanya aku yang mengenalmu. Banyak perbedaan di antara kita, Yang membuatnya terasa sangat sulit. Cinta... Hadir dengan segala rasa, Senang, luka, suka, dan duka. Nikmat cinta pada rasa, Menyisakan segalanya untuk kita. Senyumanmu bagai mentari pagi, Menerangi gelap dalam hatiku yang terpaut. Pelukanmu, tempat teduh yang kuharapkan, Di sana, cinta tumbuh, mekar, dan bertaut.  *** Isi yang terkandung : Puisi ini telah mengisahkan seorang remaja yang menjalin kasih, dan puisi ini juga kisah dari cerpen yang telah penulis buat dengan judul "Jejak Kasih Tanpa Asah". Mungkin jika pembaca membaca cerpen tersebut kalian dapat mengerti bahwa sebenarnya dunia percintaan remaja tidak lah seindah yang kita bayangkan, ada kala nya kita di hadapkan dengan berbagai masalah yang membuat hubungan renggang, ada masa nya juga kit...